Sementara Kepala Bidang SDK Dinas Kesehatan Kota Ternate, Muh Asri menambahkan, dalam rangka meningkatkan mutu, profesionalisme dan kompetensi tenaga kesehatan diperlukan upaya pelaksanaan pelatihan penanggulangan TBC di Fasyankes.
Dikatakan, setelah mengikuti pelatihan ini, para petugas diharapkan menjalankan peran sebagai tenaga kesehatan dalam pemberi layanan TBC di Fasilitas Pelayanan Kesehatan.

Dalam menjalankan perannya, peserta diharapkan dapat menjalankan fungsinya dengan baik dalam melakukan penemuan pasien TBC, diagnosis pasien dan pemeriksaan laboratorium TBC, pengobatan pasien TBC, pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI), jejaring layanan pasien TBC, dan pencatatan dan pelaporan.
“TBC Indonesia merupakan negara yang mempunyai beban tuberkulosis (TB) yang tinggi dan menempati posisi ke-2 di dunia saat ini. Selain itu, kasus TB-MDR,TB-HIV, TBDM, TB pada anak dan masyarakat rentan lainnya juga semakin bertambah dan menjadi tantangan,” pungkasnya. (Rul/Adv/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!