Dalam surat bernomor: 440/Pers-PusdatinKK/BNPB/Dis.02.01/VII/2024, BNPB juga mengklaim banjir diperparah dengan adanya air pasang laut di daerah tersebut, sehingga menyebabkan ketinggian muka air mencapai satu meter.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan BPBD Halmahera Tengah masih melakukan upaya penanganan darurat berupa evakuasi warga terdampak dan pendataan korban terdampak serta mendata kerugian materil.
“Kami menghimbau masyarakat untuk selalu waspada akan adanya banjir susulan mengingat prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga tinggi,” kata Abdul Muhari. (RJ/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!