Evakuasi korban banjir dipimpin langsung Letkol Infantri Nugroho Notosusanto.
“Warga yang terdampak banjir sangat membutuhkan bantuan sembako dan pakaian. Dari Kodim 1512/Weda menyiapkan transportasi satu mobil Hilux dan satu truk untuk evakuasi pengungsi yang masih bertahan,” ujar Nugroho, Senin (22/7/2024).
Diketahui, desa yang terdampak banjir di Halmahera Tengah, antara lain, Desa Lukulamo, Trans Kobe dan sebagian Desa Lelilef termasuk di Desa Fidi Jaya. Di Fidi Jaya, intensitas hujan yang tinggi menyebabkan banjir mencapai lutut orang dewasa.
Sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut banjir yang terjadi di Halmahera Tengah dipicu meluapnya kali Kobe, dikarenakan intensitas curah hujan tinggi yang mengguyur Maluku Utara beberapa hari terakhir.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!