Weda, Maluku Utara- Banjir dahsyat menimpa warga lingkar tambang di Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, penyebabnya diduga karena salah satu tanggul PT IWIP jebol.
Dari informasi yang diperoleh, banjir dengan ketinggian mencapai 2 meter itu diduga karena tanggul milik PT IWIP yang berlokasi di Kilo 15 jebol. Jebolnya tanggung milik perusahaan itu menyebabkan empat desa terendam banjir, diantaranya, Desa Lukulamo, Trans Kobe, Waibulen dan Waijarana.
“Bukan hanya meluapnya Sungai Lukolamo dan sistem drainase yang buruk, tetapi tanggul di lokasi Kilo 15 area tambang juga jebol,” ungkap salah satu karyawan IWIP yang merahasiakan identitasnya, Senin (22/7/2024).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!