Banjir yang terjadi ini, kata dia, akibat dari aktivitas pertambangan yang dilakukan PT IWIP. “Jangan mereka hanya mengambil hasilnya, namun warga menerima dampak buruknya. Kami AMM Malut di Jakarta akan terus melakukan kontrol terhadap perusahan Tambang di Malut,” ujarnya.
Merespon banjir di Halmahera Tengah dan sejumlah wilayah di Maluku Utara, Koordinator AMM Malut yang juga sebagai Wasekjen DPP IMM ini menegaskan akan turun ke jalan menggelar aksi demonstrasi di kantor pusat PT IWIP, Kementerian ESDM, Kementerian Lingkungan Hidup dan Mabes Polri. (RJ/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!