Dia juga mengungkapkan bahwa informasi mengenai jebolnya tanggul tersebut dilarang dipublikasikan kepada media. “Jika ketahuan, maka akan di-PHK,” singkatnya.
Hingga berita ini ditayangkan, manajemen PT IWIP belum berhasil dikonfirmasi terkait informasi jebolnya tanggul di Kilo 15.

Sementara itu, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Maluku Utara di Jakarta, meminta agar Pemda Halteng dan PT IWIP harus bertanggungjawab atas banjir yang melanda daerah itu.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!