Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa perilaku nyamuk pembawa penyakit DBD ini berbeda dengan nyamuk lain, dimana nyamuk jenis ini suka berkembang biak di lingkungan bersih bahkan di peralatan rumah tangga sekalipun. “Oleh karena itu kami dari Dinkes melalui Puskesmas turun langsung memberikan sosialisasi dan pemahaman terhadap masyarakat, sehingga masyarakat mampu mengendalikannya sendiri,” jelasnya.
Pihaknya berharap kepada masyarakat agar ada kerjasama apalagi di musim penghujan ini sel telur dari nyamuk DBD ini bisa bertahan dimana saja bahkan di area kering apalagi di tempat yang berair. “Justru sekarang virus nyamuk DBD beda dengan dulu, dimana nyamuk harus menggigit dulu orang sakit lalu di pindahkan ke orang sehat sehingga orang tersebut sakit. Yang sekarang ketika digigit nyamuk langsung bisa menyebabkan sakit, perilakunya berbeda karena nyamuk sekarang sudah ada virus di dalamnya, sehingga jika menggigit langsung dapat menyebabkan sakit,” tandasnya. (Mg02/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!