Diketahui, lapak di alun-alun samping Kantor Bupati Halut ini dibangun sejak tahun 2022 lalu dengan anggaran sebesar Rp 1,4 miliar, namun setiap kali hujan tetap kebanjiran karena volume drainase depan lapak ini terbilang sangat kecil sehingga tak mampu menahan debit air.
“Kami berharap agar ada perhatian dari Dinas Perindagkop sebagai penanggung jawab lapak di alun-alun ini, sehingga setiap hujan tidak terjadi seperti ini lagi,” tambah salah seorang pedagang. (Mg02/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!