“Eksploitasi skala kepentingan yang merajalela di atas punggung Halmahera telah menggugurkan kedaulatan rakyat atas sumber penghidupan. Lebih dari itu perlahan lahan, terukur dan terstruktur, setelah di support oleh alat negara untuk kepentingan pemodal tersebut juga dialami warga kota Ternate, kelurahan Sulamadaha,” ucapanya.
Ironisnya, Dinas Lingkungan Hidup Kota Ternate terhadap pengawasan pengrusakan wilayah pemukiman warga yang diinisiasi oleh CV. Dragon Palace bikin warga Sulamadaha dalam bayang-bayang ketakutan, Plus menaruh curiga ada konspirasi antara DLH dengan CV. Dragon Palace.
“Ihwalnya Nota Kesepakatan secara teknis yang termaktub 19 point tuntutan warga di dalamnya yang telah ditandatangani oleh pengelola kian menjadi pil pahit yang harus ditelan warga,” tandasnya. (Rul/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!