“Ini fatal, sementara utang terhadap pihak ketiga utang DBH sangat banyak, dari total DBH sekitar Rp 400 miliar baru di cairkan Rp 54 miliar, masih tersisa Rp 380 miliar yang belum ditagih, ada apa ini,” herannya.
Di tempat yang sama, Ketua DPRD Maluku Utara Kuntu Daud, mengakui sejumlah persoalan ini sudah dikoordinasikan ke Plt Gubernur Malut (M. Al Yasin Ali) waktu itu, sayangnya tidak ditindaklanjuti. “Karena Plt waktu itu sibuk mengotak atik pimpinan OPD sehingga masalah ini tidak pernah ditindaklanjuti,” ungkap Kuntu.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!