Walikota Ternate Belajar Kelola Sampah dan Air Bersih di Luar Daerah

“Kami berharap kedepannya kabupaten/kota ada yang menjalankannya seperti yang telah dilakukan Banjarmasin terkait pengelolaan limbah cair,” harapnya.

Sementara Walikota Ternate M. Tauhid Soleman mengatakan, kegiatan ini sangat penting sebagai salah satu inspirasi untuk diterapkan di Kota Ternate. “Memang ini sangat penting, sehingga bisa dapat diterapkan di Kota Ternate,” kata Tauhid. 

BACA JUGA  Walikota Ternate Kesal Pimpinan OPD di Festival Tara No Ate

Dalam kegiatan CSS XXII Cilegon menghasilkan 5 poin rekomendasi. Pertama, Bupati dan Walikota yang tergabung dalam AKKOPSI, berkomitmen dalam upaya percepatan target stop BAB sembarangan (ODF), sanitasi dan air minum aman serta penangan sampah dengan baik seperti yang diamanatkan dalam RPJMN 2020-2024 dan target SDGs 2030. Sementara target RPJMN tahun 2020-2024 adalah air minum layak 100 persen, akses sanitasi layak 90  persen, akses sanitasi aman 15 persen serta Rumah Tangga BABS 0 persen. 

BACA JUGA  Tingkatkan PAD, Walikota Ternate Berencana Bikin Evaluasi 2 Kali Dalam Sebulan

Kedua, merekomendasikan ke pemerintah pusat melalui kementerian-kementerian terkait untuk meningkatkan dukungan program dan pembiayaan terkait sanitasi,  persampahan dan air minum kepada pemerintah daerah dalam rangka mensukseskan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG’s).

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah