Terdakwa Kasus Suap AGK Daud Ismail Minta Keringanan Hukum

- Editor

Rabu, 8 Mei 2024 - 17:19 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terdakwa Daud Ismail saat mengikuti sidang dengan agenda Pledoi dan Replik di Pengadilan Negeri Tipikor Ternate

Terdakwa Daud Ismail saat mengikuti sidang dengan agenda Pledoi dan Replik di Pengadilan Negeri Tipikor Ternate

Ternate, Maluku Utara- Tim penasehat Hukum (PH) terdakwa Daud Ismail, mantan Plt Kepala Dinas PUPR Maluku Utara (Malut) beberkan jika kliennya harus diberi keringanan hukuman. 

Pasalnya, dalam kasus dugaan suap mantan Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba sebetulnya klien mereka lebih pada konstruksi hukum pemerasan bukan pada kesepakatan dalam memberi sejumlah uang. 

BACA JUGA  Pelabuhan Pelni Bakal Dibangun di Sofifi, Rp 80 Miliar Disiapkan Kemenhub

Hal ini disampaikan Reginaldo Sultan selaku Tim PH terdakwa Daud Ismail usai sidang dengan agenda Pledoi dan Replik di Pengadilan Negeri Tipikor Ternate, Rabu (08/5/2024) 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada media ini, Reginaldo mengatakan yang paling inti dalam pledoi (nota pembelaan) klien mereka, yaitu pihaknya berbeda pandangan terkait penerapan pasal. 

BACA JUGA  Lirik Program Prioritas Bupati Halsel Tahun 2024 Ini

“Memang dari keterangan saksi yang terungkap dalam fakta persidangan, dan juga keterangan terdakwa telah mengakui dengan benar bahwa ada perbuatan memberi dan menerima sejumlah uang antara terdakwa dan saksi,” ujarnya saat diwawancarai Haliyora.id.

Berita Terkait

BPSMB Disperindag Malut Intens Awasi Kualitas Pala dan Kopra Sebelum Dipasarkan
IMS Diam-diam Ajukan Pengunduran Diri ke Mendagri Bikin DPRD Halteng Geram
GPM : APBD Gampang Dirampok Pejabat Taliabu Karena Inspektorat Lemah
Banjir di Halteng, Anggota Komisi III Soroti Kinerja Pemda
Akademisi Soroti Dana Penyertaan Modal Dipakai Habis Bayar Gaji Perusda Taliabu
Banjir Putus Akses Darat di Lukulamo, Kepala BPBD Halteng : Kita Sudah Evakuasi Warga
Dr Aji Deni : Visi Sultan Tidore dan Semangat Perubahan di Maluku Utara Realistis
Banjir Genangi Weda Halmahera Tengah, Warga Minta Tanggungjawab Perusahaan Tambang
Berita ini 150 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 23:33 WIT

BPSMB Disperindag Malut Intens Awasi Kualitas Pala dan Kopra Sebelum Dipasarkan

Minggu, 21 Juli 2024 - 22:59 WIT

IMS Diam-diam Ajukan Pengunduran Diri ke Mendagri Bikin DPRD Halteng Geram

Minggu, 21 Juli 2024 - 21:14 WIT

GPM : APBD Gampang Dirampok Pejabat Taliabu Karena Inspektorat Lemah

Minggu, 21 Juli 2024 - 21:10 WIT

Banjir di Halteng, Anggota Komisi III Soroti Kinerja Pemda

Minggu, 21 Juli 2024 - 18:13 WIT

Akademisi Soroti Dana Penyertaan Modal Dipakai Habis Bayar Gaji Perusda Taliabu

Minggu, 21 Juli 2024 - 15:17 WIT

Dr Aji Deni : Visi Sultan Tidore dan Semangat Perubahan di Maluku Utara Realistis

Minggu, 21 Juli 2024 - 13:09 WIT

Banjir Genangi Weda Halmahera Tengah, Warga Minta Tanggungjawab Perusahaan Tambang

Minggu, 21 Juli 2024 - 13:00 WIT

Peringati HBA Ke 64 dan HUT IAD, Kejari Haltim Gelar Tabur Bunga

Berita Terbaru

Munaldi Kilkoda

Headline

Banjir di Halteng, Anggota Komisi III Soroti Kinerja Pemda

Minggu, 21 Jul 2024 - 21:10 WIT

error: Konten diproteksi !!