Bobong, Maluku Utara- Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus terus mendapat sorotan publik terkait agendanya keluar daerah yang tercatat sudah 43 hari.
Meski salah satu agendanya adalah menjalankan ibadah umroh namun tidak wajar karena akhir masa jabatan seorang kepala daerah mestinya lebih banyak meluangkan waktu di dalam daerah.
Akademisi Universitas Unkhair Ternate, Muamil Sunan mengatakan, plesiran Bupati Aliong Mus yang sudah lebih dari satu bulan sangat tidak rasional jika hanya berkaitan dengan urusan pemerintahan di luar ibadah umroh. Apalagi keberadaan Aliong di luar daerah menggunakan anggaran daerah sehingga harusnya bisa dipertanggungjawabkan.
“Kiranya DPRD perlu memberikan teguran keras ke Bupati terkait plesiran jika tidak ada nilai tambah bagi kemajuan daerah,” kata Dr. Muamil Sunan kepada Haliyora.id, Senin (01/04/2024).
Menurut Muamil, selaku kepala daerah, Aliong harusnya bisa mengontrol jalannya roda pemerintahan agar lebih efektif, sebab plesiran keluar daerah hanya akan menyebabkan kepincangan dalam pemerintahan.
“Bupati harusnya lebih sering ditempat, agar bisa mengontrol kinerja para pejabat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan pembangunan, bukan lebih banyak di luar daerah,” sebutnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!