Sofifi, Maluku Utara- Puluhan kotraktor yang mengerjakan proyek di Provinsi Maluku, mendatangi kantor BPKAD dan membanting meja dan kursi pada Selasa (19/3/2024).
Aksi ini dipicu lantaran Kepala BPKAD Maluku Utara, Ahmad Purbaya dinilai ingkar janji karena belum juga membayar pekerjaan mereka yang sudah selesai dikerjakan.
Pantauan Haliyora.id, keributan yang terjadi di kantor BPKAD kurang lebih 10 menit itu membuat ASN seisi kantor panik dan mencoba melerai aksi para kontraktor tersebut.
Sala satu kontraktor, berteriak Ahmad Purbaya pembohong, sambil membanting meja dan kursi yang berada di ruang tamu kantor BPKAD.
“Purbaya pembohong turun dan segera temui kami jika tidak maka kami akan hancurkan barang barang yang ada di dalam kantor,” teriaknya dengan nada keras.
Para kontraktor ini lantas meminta penjelasan dari Ahmad Purbaya terkait proyek mereka yang sudah selesai akan tetapi tidak mendapatkan kejelasan pasti kapan dibayarkan.
“Ini artinya tidak ada itikad baik dari BPKAD untuk membayar,” tuding salah satu kontraktor.
Sementara itu, pasca keributan para kontraktor, kurang lebih setengah jam Ahmad Purbaya tiba sambil di kawal empat orang berpakaian preman. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!