PT Wahana Lestari Investama Dipasangi Listrik Berdaya 1,1 MVA dari PLN UIW MMU

AMBON, 16 MARET 2024 – Akses pelayanan ketenagalistrikan pada sektor industri terus dikawal PT PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU).

Hal ini turut memperlihatkan perkembangan dunia industri di Maluku dan Maluku Utara yang signifikan. Perkembangan ini sejalan dengan komitmen pemerintah melalui PLN UIW MMU untuk mendorong pertumbuhan perekonomian di wilayah kerjanya. 

Untuk mengoperasikan sebuah perusahaan, dibutuhkan mesin dengan daya listrik besar. Salah satu perusahaan yang bergerak di bidang budidaya tambak udang, yakni PT Wahana Lestari Investama yang memperoleh dukungan ketenagalistrikan PLN. 

BACA JUGA  Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di Hari Kemerdekaan RI, PLN UP3 Sofifi Hadirkan Listrik di SMPN 35 Pulau Kahatola

Satu dari tiga kawasan industri PT Wahana Lestari Investama yang berada di Negeri Pasahari telah beralih ke listrik PLN. PLN UIW MMU melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Masohi berhasil melakukan de gensetisasi dengan tarif/daya I3/1.110.000 VA.

General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula mengatakan, dukungan terhadap pelanggan sektor industri ini hal yang terus dilakukan dengan melakukan probing ke calon pelanggan. Sebab, pentingnya edukasi terkait operasional perusahaan yang membutuhkan daya listrik besar, yang bisa difasilitasi PLN.

BACA JUGA  Tiap Tahun Keciprat DAK Rp 9 M, Sekolah di Halut Masih Minim RKB

“Sesuai dengan komitmen kami untuk turut mendorong perkembangan perekonomian di berbagai sektor, kebutuhan listrik industri tentu kami siap melayani,” kata Awat, Jumat (15/3/2024).

Dengan adanya degensetisasi ini, pelanggan PT Wahana Lestari Investama tak hanya dapat meningkatkan produktivitasnya, melainkan juga menghemat biaya operasional, terutama dari penggunaan mesin diesel yang beroperasi sebelumnya. Dengan perbandingan dari sisi penggunaan bahan bakar dan pemeliharaan mesin, untuk memproduksi udang menggunakan listrik PLN PT Wahana Lestari Investama dapat menghemat biaya operasional hingga Rp. 895.821.682/bulan.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah