Sofyan menyebutkan, pihak Disperindagkop Sula diharapkan setiap saat melakukan pengawasan terkait penjualan minyak tanah di Sula sehingga penyaluran juga tertib.
“Disperindagkop harus melakukan pengawasan, jangan sampai di jual ke yang tidak berhak, misalnya motoris,” pintanya.
Sofyan memastikan memasuki hari ketiga puasa nanti stok minyak tanah kembali normal.
“Kondisi ini berjalan tiap tahun seperti ini, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Permintaan kuota extradropping juga lagi disampaikan ke pertamina, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada penetapan alokasi tambahan buat puasa nanti,” pungkasnya.
Sementara Kadis Disperindagkop Kepulauan Sula Djenar Tidore belum bisa dikonfirmasi hingga berita ini dipublis. (RSF/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!