Gelar Demonstran, Samurai Desak APH Usut Penyalahgunaan BBM Subsidi di Morotai

Selain penyaluran tidak tepat sasaran, penetapan harga yang diberikan kepada masyarakat di Morotai Jaya tidak sesuai dengan SK Bupati.

“Kalau di SK Bupati per liter Rp 5 ribu. Namun penetapan harga yang kami temukan di lapangan per liter Rp 8 ribu. Ini ada apa sebenarnya,” tanya Subhan.

Adapun 10 poin tuntutan para demonstran. Antara lain, pertama, minta Bupati M. Umar Ali mencopot Kadis Perindagkop Nasrun Mahasari dan mendesak pihak Kejari memeriksa yang bersangkutan.

BACA JUGA  PTUN Ambon Tolak Gugatan Pilkades Joubela, Pengacara Pemkab: Kami Siap Jika  Penggugat Banding

Kedua, segera copot dan periksa Ketua Satgas BBM Suryani Antarani. Ketiga, Kejari segera panggil dan periksa 9 sub agen minyak tanah.

Keempat, Kapolda Malut segera panggil dan periksa Kapolres Morotai. Kelima, segera panggil sub agen Morotai Jaya dan Pulau Rao. Keenam, meminta KPK melidik sejumlah persoalan di Pemda Morotai.

Selanjutnya, ketujuh, minta bupati segera tuntaskan air bersih. Kedelapan, Bupati segera tuntaskan masalah jalan tani di Morotai, Kesembilan, bupati segera hadirkan fasilitas transportasi laut untuk pendidikan di Desa Saminyamau, dan kesepuluh, Bupati segera hadirkan home industri. (RF/Red)

BACA JUGA  Pemkot Ternate Siap Berikan Kenyaman Tamu Sail Tidore
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah