Sofifi, Maluku Utara- Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) memproyeksikan pendapatan daerah tahun 2024 naik menjadi Rp 4 triliun lebih.
Target ini tentu lebih tinggi dari tahun sebelumnya yaitu Rp 3,7 triliun lebih.
Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir yang diwawancarai awak media mengakui, meski di tahun sebelumnya pendapatan daerah mengalami stagnan, namun di kurun waktu 2 tahun terakhir penerimaan daerah terus mengalami peningkatan yang signifikan.
Hal ini yang menjadi alasan Pemprov menaikan proyeksi pendapatan tahun 2024 menjadi Rp 4 triliun lebih.
“Kan ada progres Pendapatan yang terus naik setiap tahun seperti di pendapatan DBH, sehingga kita berani menaikan pendapatan agar bisa memacu OPD pendapatan. Jadi tiga tahun yang lalu pendapatan terus naik di angka Rp 400-800 miliar, secara logikanya pendapatan terus mengalami peningkatan,” kata Samsuddin, Kamis (30/11/2023).
Samsuddin mengakui, untuk tahun 2022, Pemprov mengalami kesulitan karena memasang target sebesar Rp 4,1 triliun, tetapi akhirnya diturunkan menjadi Rp 3,7 triliun lebih pada rancangan perubahan anggaran.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!