Polres Haltim Bina Petani Cap Tikus ke Gula Aren, Minta Peran Pemda

Maba, Maluku Utara- Polres Halmahera Timur (Haltim) mulai melakukan upaya persuasif terhadap para petani minuman keras (Miras) jenis cap tikus (minuman tradisional-red).

Para petani ini diminta mengalihkan kegiatannya ke kegiatan yang lebih produktif yakni usaha produksi gula aren. 

Upaya pembinaan tersebut dilakukan polres Haltim dalam rangka meminimalisir maraknya peredaran miras jenis tersebut di tengah Masyarakat.

BACA JUGA  Susul 3 Desa Lainnya, Warga Loleo Jaya di Morotai Palang Kantor Desa

Kasat Intel IPDA Junaidi Sawal, dalam konferensi pers bersama Wakapolres Haltim Kompol Ranto Eko Mardayanto mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan upaya pembinaan terhadap para petani cap tikus ke usaha produktif lainnya yakni pembuatan gula aren.

Menurutnya, upaya tersebut dilakukan Polres Haltim agar para petani tidak kehilangan pendapatan mereka setelah pengalihan.

BACA JUGA  Idul Fitri dan Perayaan Kemenangan di Tengah Pandemi Covid-19

“Jadi karena bahan bakunya sama yaitu saguer, sehingga mereka tidak merasa kehilangan pekerjaan mereka setelah kita lakukan penertiban pada usaha pembuatan cap tikus,” katanya, Kamis (30/11/2023).

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah