Bertahta di Pohon Khuldi

Persinggahan di alam syurgawi oleh makhluk pertama yang di ciptakan Sang Maha Raja di atas Raja segala Raja yang memasang lampu merah tanda larangan untuk mendekati sebuah pohon yang di beri nama Khuld atau pohon kekekalan adalah makna metafora bahwa kekekalan tidak  boleh terjadi di alam syurgawi melainkan alam duniawi, makna lain yang harus dijelaskan adalah kekuasaan yang di mandatkan pemilik kerajaan kepada makhluk manusia pertama di alam syurgawi dengan larangan mendekati pohon kekekalan yang tiada lain dapat di artikan juga bahwa anda dapat berkuasa dan diberikan keleluasan untuk mengeksplorasi apa yang ada di alam syurgawi ini, dengan pengecualian jangan anda mengekspolarasi dan mencoba mendorong bahkan berniat sedikitpun untuk bertahan dan membuat kekuasaanmu menjadi abadi, karena keabadian kekuasaan itu hanya menjadi milik sang Maha Raja yang Maha Abadi.

BACA JUGA  Kuota Haji Morotai Tahun Ini Menurun

Khuldi yang diasosiasikan dengan kekekalan dapat di duplicate arti dan maknanya di bumi sebagai pembelajaran bahwa kekuasaan itu tidak abadi, ketika ada keinginan mandat kekuasaan yang diberikan dan anda berkuasa sebagaimana asal muasal tujuan penciptaan makhluk manusia adalah menjadi penguasa di bumi sifatnya relatif, dan berlaku sementara karena kekuasaan yang abadi hanyalah pemilik ke-Abadi-an.

BACA JUGA  Belum Ada Ganti Rugi Lahan dan Tanaman, Warga 7 Desa Kembali Ancam Proses Hukum Pemda Taliabu

Pendelegasian kewenangan kekuasaan Sang Maha Raja kepada manusia sebagai makhluk adalah kesementaraan, semua akan lenyap binasa dan yang pasti akan dilepas serta berpisah, semakin ada keinginan yang kuat mempertahankan kekuasaan yang dimiliki, semakin mempercepat kelenyapannya itulah siklus sunnatullah dan garis edar takdir. Sirkulasi dan pergantian kekuasaan yang berlaku di bumi Indonesia sifatnya adalah konsensus bersama atas permusyawaratan dan mufakat dan disepakati pemberlakuan keterbatasannya hanya pada dua periodesasi, selebihnya adalah upaya membangun Tahta di atas Pohon Khuldi.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah