“Jadi satu lintasan itu sebanyak 100 titik, kalau saat panen dalam satu lintasan bisa dapat 200 kilogram berat basah dan jika dikalikan dengan 40 lintasan maka bisa capai 800 kilogram berat basah yang siap untuk dipasarkan,” jelasnya.
Dikatakan, untuk saat ini budidaya rumput laut hanya difokuskan di Kecamatan Pulau Moti. Sebab di kecamatan setempat memiliki potensi budidaya yang sangat baik. “Kecamatan ini kita sudah plot untuk menjadi kampung budidaya, kita juga sudah usulkan ke Kementerian KKP,” ucapnya.
Tak hanya itu, kata Faisal, di Kecamatan Pulau Moti juga memiliki potensi lain salah satunya ialah budidaya ikan tawar dan ikan kerapu. “Potensi ini ke depan akan dikembangkan, tapi kita semantara fokus dulu pada budidaya rumput laut,” ungkap Faisal.
Ia berharap, budidaya rumput laut ini tetap berkelanjutan, sehingga dapat memberikan dampak ekonomi pada kelompok budidaya maupun masyarakat setempat. (RUL/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!