Dalam kesempatan itu, PLN UIW MMU menampilkan booth dengan tema “Integrasi Energi Baru dan Terbarukan di Indonesia”. Berbagai inovasi PLN UIW MMU dan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dipamerkan dalam ajang ini. Mulai dari REWANG (Redefine Your Reporting Way), Marahai Platform, dan AKTOR TAMPAN (Alat Detektor Tegangan, Arus, dan Fasa Pelanggan) ver 2.0. Tak hanya itu, talent booth PLN MMU pun menggunakan 3 pakaian adat/tradisional yang berasal dari 3 daerah berbeda, yakni pakaian adat Ternate, Ambon, dan Tanimbar yang digunakan secara bergantian dalam 3 hari penyelenggaraan acara.
Sementara untuk produk UMKM, didukung oleh jajanan Mama Bhabin (Kuping Gajah, Kacang Sembunyi, Sagu Tumbu, dan Abon Tuna), Minyak Kayu Putih Beta, Kain Tenun, dan Dompet Tenun.
Hal ini tentu saja sejalan dengan tujuan PLN dalam transisi energi dan financial sustainability atau pembangunan berkelanjutan.
“UMKM mitra binaan PLN juga dapat kita temukan di sini dan tentunya ini sejalan dengan program CSR PLN dalam hal memberdayakan UMKM yang ada di Indonesia, terkhususnya di Maluku maupun Maluku Utara,” ujarnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!