“Jika tidak segera diperbaiki kami akan segera meminta penjelasan Kadis Pariwisata,” tegasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Malut, Tahmid Wahab yang dimintai penjelasan terkait jembatan di lokasi wisata Doe Doe mengakui bahwa jembatan tersebut memang dibangun 2022 lalu dan sudah diperiksa oleh tim Inspektorat dan hasilnya tidak ada masalah.
“Tahun ini juga kita sudah anggarkan untuk pekerjaan lanjutan, tapi karena faktor alam yaitu terjadinya pantai sehingga jembatan mengalami kerusakan,” jelasnya.
Tahmid juga mengaku, PPK kegiatan proyeknya sudah membicarakan masalah ini dengan pihak perencanaan, konsultan, dan kontraktor bersama pihak kelurahan serta masyarakat.
“Pihak kontraktor akan kerja tapi karena kegiatan festival ini dilaksanakan pada tanggal 21 Oktober sehingga mereka meminta kalau bisa selesai festival baru mulai dikerjakan karena nanti mengganggu jalanya kegiatan,” kata Tahmid.
Ia menambahkan, pada prinsipnya Dinas Pariwisata Provinsi Malut akan segera melakukan perbaikan mengingat kegiatan festival ini sangat penting. “Tetap akan kita lakukan perbaikan,” pungkasnya. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!