Stand Food di Belakang Mall Jatiland Ternate Batal Dibangun, Ini Penyebabnya

Ternate, Maluku Utara- Rencana Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kota Ternate untuk membangun 11 unit stand food dengan anggaran Rp 1,7 miliar di kawasan belakang Mall Jatiland tahun ini batal dikerjakan. Batalnya rencana tersebut menyusul sampai saat ini tidak ada minat dari pihak ketiga yang berkeinginan mengerjakan proyek tersebut.

“Jadi yang direncanakan itu kan dibangun stand food sebanyak 11 unit, tapi dipending untuk tahun 2023,” kata Muchlis begitu dikonfirmasi, Minggu (27/11/2022).

Muchlis mengungkapkan, proyek stand food untuk para pedagang kuliner ini sudah dua kali dilakukan tender. Namun hasilnya gagal dikarenakan tidak ada minat dari pihak ketiga. Selain itu, waktu pelaksanaan pekerjaan juga terbilang sangat pendek.

BACA JUGA  Polda Malut Tahap I Kasus DD Taliabu, Ini Alasan Tersangka Belum Ditahan

Muchlis menyebutkan, dalam mekanisme tender bahwa apabila dua kali dilakukan tender kemudian gagal, maka anggaran tersebut dikembalikan kepada OPD. Selanjutnya OPD mengeluarkan kebijakan penunjukan langsung, hanya saja setelah dilakukan pengkajian selama satu bulan, maka pihaknya memutuskan membatalkan proyek pembangunan stand food tersebut.

Selain dibatalkannya proyek stand food untuk untuk para pedagang kuliner, Disperindag juga terpaksa membatalkan proyek pembangunan jembatan dikawasan itu dengan anggaran Rp 500 juta lantaran tidak mendapat restu pemilik tanah.

BACA JUGA  Pendaftaran PPPK 2024 di Kepulauan Sula Ditutup, Jumlah Pelamar Terbanyak Tenaga Teknis

“Tendernya pada bulan Oktober 2022 lalu sebesar Rp 500 juta untuk pembangunan jembatan di kawasan setempat, sampai saat ini belum juga bisa dilaksanakan, sebab tidak diizinkan oleh pemiliknya. Kita akan tetap lakukan koordinasi, karena sudah dalam perencanaan, tapi tiba-tiba mengalami perubahan,” ungkap Muchlis.

Ia berharap di tahun 2023 tim TAPD bisa mengakomodir sehingga pembangunan dapat dilaksanakan termasuk 11 unit stand food itu.

“Memang pada saat penyusunan RAPBD, rencana pembangunan itu kita tidak berani masukan, karena waktunya bersamaan,” tandasnya. (Arul-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah