9 Bulan Gaji Guru Honda Belum Dibayar, Sekprov Malut Akui Anggarannya Terpakai Bayar Utang

Saat ini kita fokus untuk membayar seluruh gaji Honda karena sudah diakomodir pada APBD-P tahun 2023

Samsuddin A. Kadis (Sekda Prov. Malut)

Sofifi, Maluku Utara- Sudah hampir sembilan (9) bulan gaji guru honorer daerah (Honda) belum juga dibayarkan oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara. 

Dade, salah satu guru Honda kepada Haliyora.id mengaku saking lamanya menunggu gaji, dia dan teman-teman guru Honda sudah tak lagi mengharapkan janji-janji yang disampaikan oleh Gubernur Abdul Gani Kasuba yang acap kali mengumbar janjinya untuk membayar gaji mereka.

BACA JUGA  Ketua IKA PMII Malut Kecam Pemboman Gereja di Makassar, Minta Aparat Bertindak Cepat

“Apa yang disampaikan oleh gubernur dan Dinas Pendidikan itu hanya janji, tidak pernah ditepati,” sesal Dade, Selasa (3/10/2023).

Menurut guru olahraga disalah satu sekolah SMA itu, selama ini mereka selalu menjalankan kewajiban kendati hak-hak mereka tidak pernah dibayarkan. 

“Saya menyampaikan ini mewakili seluruh keresahan guru Honda agar pemerintah bisa peduli kepada seluruh guru Honda yang ada di Maluku Utara,” ujarnya.

BACA JUGA  Dugaan Pungli Honorer Masih Ditelusuri Inspektorat Morotai
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah