4 Pimpinan OPD Buru Jabatan Sekda Halsel

Metode asesmen yang dipilih kata Namia, tools (alat) asesmen center sementara diawali psikometrik dan tesnya ada lima WCA, LJB, Roll play, Inbox dan BC. 

“Terakhir itu merupakan tahap wawancara terkait isu-isu kontemporer, karena ini menyangkut jabatan tertinggi eselon IIa di kabupaten yakni Sekda. Jadi, tidak lagi kita bacarita soal internal OPD lingkup Pemkab,” ujarnya. 

BACA JUGA  Penjelasan BMKG Terkait Hujan Lebat Disertai Angin Kencang dan Gelombang Tinggi yang Melanda Malut

Sementara itu, anggota tim asesor, Sadek Arbi menambahkan, tahapan asesmen tujuannya untuk memotret kemampuan manajerial bagi calon pejabat yang mengikuti seleksi. 

“Seperti memotret 9 kemampuan manajerial yang dimaksud ibu Namia bagi calon pejabat Sekda. Untuk menentukan apakah memenuhi kriteria atau tidak menjadi Sekda,” terang Sadek sambil menyebutkan presentasi tim asesor memiliki 25 persen penilaian soft kompeten. 

BACA JUGA  Minim Pelamar, Pansel Lelang OPD Pemkot Ternate Perpanjang Pendaftaran Satu Jabatan Kepala Dinas

Sedangkan 75 persen penilaian oleh Pansel melalui hard kompeten merujuk pada peraturan Kemenpan Nomor 409 tentang Standar Kompetensi Teknis Jabatan. 

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah