Dia menambahkan, mangrove merupakan jenis tumbuhan yang tumbuh di pesisir pantai. Kawasan mangrove mampu menahan dan memperlambat arus dan ombak yang datang. Ini akan mengurangi risiko erosi dan dampak lainnya dari ombak yang datang.
“Seperti yang kita ketahui, habitat pertumbuhan mangrove umumnya akan hidup sehat seperti hutan di tepi pantai apabila kelestarian laut itu dijaga dengan bersih dan terhindar dari sampah. Lifestyle masyarakat setempat sangat berpengaruh untuk kelestarian laut, sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan setempat, UPK Maluku turut serta menjaga kebersihan dengan cara mengadakan bakti bersama ini,” sambungnya.
Kegiatan ini faktanya dijadikan sebagai langkah penyadartahuan bagi masyarakat setempat akan pentingnya menjaga kebersihan laut, terutama kawasan mangrove. Diharapkan, melalui aksi ini, bukan saja lingkungan menjadi asri, melainkan juga kesadaran masyarakat akan kelestarian alam semakin meningkat.
“Kesadaran adalah hal terpenting untuk menghasilkan lingkungan yang lebih sehat. Semoga upaya ini memberikan dampak positif bagi kawasan Mangrove, dan tentu saja bagi kehidupan masyarakat sekitar. Masyarakat bisa selalu menjaga kebersihan, sampah dibuang pada tempatnya dan tidak mencemarkan pantai sekitar, sehingga dapat menghidupkan kembali populasi mangrove,” pungkasnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!