Lanjut Ismail, evaluasi seluruh OPD ini akan disampaikan melalui rapat bersama yang akan digelar nanti. Menurutnya, hal ini penting dilakukan untuk mengikhtiarkan jangan sampai akhir Desember 2023 capaian PAD masing-masing OPD tak capai target.
“Jangan sampai akhir tahun 2023 banyak OPD pengelola retribusi tidak bisa capai target yang telah ditentukan, nanti saat rapat evaluasi baru saya tekankan atau ingatkan lagi,” tandasnya.
Sebelumnya, Pemkot Tidore Kepulauan menargetkan PAD tahun ini sebesar Rp 65,226 miliar, namun hingga semester pertama baru mencapai Rp 27 miliar lebih. (RY/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!