Miris, 12 Ribu KTP Warga Morotai tak Bisa Dicetak Karena Kehabisan Tinta

“Harga tinta itu di angka Rp 4-6 jutaan bahkan sampai Rp 8 jutaan. Sementara satu buah tinta itu hanya bisa dipakai untuk 400 KTP. Sehingga dalam rapat kemarin kami sudah hitung sekitar Rp 286 juta saja untuk bisa selesaikan problem 12 ribu KTP ini untuk bisa dicetak,” katanya. 

Akan tetapi, kata dia, sudah berjalan kurang lebih 8 bulan problem ini tidak bisa diselesaikan oleh Dukcapil.

BACA JUGA  Erupsi Dukono Masih Mengancam, Dua Pendaki Asing Dievakuasi dalam Kondisi Mengenaskan

Sehingga sampai saat ini Dukcapil berharap bahwa ada perubahan anggaran. Karena mereka tidak ada lagi anggaran untuk membeli tinta untuk mencetak e-KTP itu.

“Kadukcapil sempat mengatakan pihaknya mendapatkan bantuan dari Provinsi 1 botol, dan juga pinjaman Dukcapil dari beberapa teman-teman dari kabupaten lain. Bayangkan saja daerah besar ini untuk pelayanan dasar berkaitan dengan KTP saja harus pinjam dari kabupaten lain. Ini sangat memalukan untuk daerah ini,” geram Mahmud. 

BACA JUGA  Rusak Parah dan Tak Terurus, Speed Boat DPRD Sula Jadi Barang Rongsokan

Olehnya itu, DPRD berharap agar Pemkab Morotai menseriusi masalah ini. Karena ada ribuan warga Morotai yang mau melanjutkan studi, dan itu membutuhkan e-KTP.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah