Remaja Gangguan Mental Ditemukan Meninggal di Sungai, Polisi Ungkap Penyebabnya

IPDA Rustam Hasan menjelaskan, sekitar pukul 12.30 Wit, usai berbelanja kebutuhan stok makanan, ayah korban lalu kembali ke kebun, hanya saja karena kondisi hujan cukup tinggi yang menyebabkan air sungai meluap sehingga ayah korban tak bisa melanjutkan perjalanan balik ke kebun mereka dikarenakan perjalanan menuju ke kebun harus melewati sungai. 

“Sekitar pukul 23.00 Wit, hujan reda dan banjir perlahan surut, ayah korban melanjutkan perjalanan menuju ke kebun dan sekitar pukul 02.00 Wit dini hari, setelah sampai, ayah korban mengecek korban, namun tidak berada di tempat. Dia kemudian mencari korban di sekitar kebun tetapi tidak menemukan korban,” urai Rustam.

BACA JUGA  Hasil Seleksi PPPK Tenaga Guru di Morotai Diumumkan Februari Mendatang

Lantara korban tak kunjung ditemukan, pada Sabtu 15 Juli 2023, Abdullah kemudian balik ke Desa Beringin Jaya dan meminta bantuan warga setempat untuk mencari korban.

“Bersama warga, ayah korban sudah berupaya mencari di sekitar kebun dan disepanjang aliran sungai, akan tetapi korban belum ditemukan, sehingga para warga pun memutuskan untuk melakukan pencarian pada esok hari dikarenakan hari sudah gelap dengan jarak pandang yang terbatas, serta kondisi cuaca hujan yang tidak menentu sehingga pencarian dilanjutkan pada hari Minggu,” lanjutnya.

BACA JUGA  Takjub Keindahan Alam Halsel, Bule Asal Swis Tertarik Berinvestasi di Sektor Pariwisata

Upaya pencarian korban kemudian dilanjutkan pada Minggu tadi yang melibatkan warga serta aparat Polsubsektor Oba Tengah dan aparat TNI.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah