“Tapi kalau proyek tidak selesai sudah pasti akan jadi utang Pemda. Jadi tetap akan dibayar, kejadian ini sering terjadi dan bukan hanya pada anggaran yang bersumber dari SMI, anggaran yang dari DAU juga sama,” ungkapnya.
Sekda mengaku masalah ini sudah sering kali dikritisi oleh DPRD pada saat rapat sehingga pihaknya lebih berhati-hati dalam melaksanakan sebuah perencanaan kegiatan.
“Jadi untuk pembangunan RSU Sofifi tetap akan dilanjutkan dengan menggunakan anggaran APBD,” tandasnya. (RS-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!