Terpisah, Wakil Bupati Halmahera Barat Djufri Muhamad, mengatakan bahwa rapat tersebut selain dari Direktorat Cipta Karya Kementerian PUPR, juga dari Bank Dunia, stakeholder Kementerian Dalam Negeri, Balai Air Provinsi didampingi Direktur PDAM dan Sekretaris PUPR Halbar.
“Agenda mereka selama dua hari ini akan melakukan monitoring dan evaluasi terkait proyek pekerjaan air bersih yang ada di kecamatan ibu,” terangnya.
Djufri mengungkapkan, sumber anggaran untuk pembangunan sarana air bersih di Kecamatan Ibu sebesar Rp 12 miliar yang sumber anggarannya terdiri dari dana sharing Kementerian PUPR sebesar Rp 12 miliar dan APBD Halbar tahun 2023 sebesar Rp 2 miliar.
“Insya Allah besok saya juga ikut monitoring ke Kecamatan Ibu, dan saya berharap ke depan Halmahera Barat mendapatkan kucuran anggaran bahan fasilitas air bersih termasuk sampai Kecamatan Loloda dan Loloda tengah,” pungkasnya. (RRN-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!