Hingga sekarang RS sudah tangani 3 pasien DBD, makanya kami himbau warga waspada
(Direktur RSUD Labuha) dr. Ferdi
Labuha, Maluku Utara- Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha di Halmahera Selatan, dr. Ferdi menghimbau warga agar waspadai bahaya penyakit demam berdarah.
Pasalnya, hingga saat ini tercatat sudah 3 pasien reaktif DBD dirujuk ke RSUD Labuha untuk dilakukan penanganan.
Seperti disampaikan Direktur RSUD Labuha, dr. Ferdi saat diwawancarai Haliyora Minggu, (18/6/2024).
Ferdi mengungkapkan, pihak RS Labuha saat ini menangani 3 pasien DBD, satu diantaranya masih bayi. Mereka masing-masing Afrijal Al Imam (10) asal Mandaong, Marsyah (5) asal Desa Sambiki dan seorang bayi bernama Delia, pasien rujukan RS Obi.
“Hingga sekarang RS sudah tangani 3 pasien DBD, makanya kami himbau warga waspada,” imbaunya.
Kata Ferdi, DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti betina. Nyamuk DBD biasanya berkembang biak di musim hujan dan banyak ditemukan di daerah lembab serta padat penduduk.
“Jadi, biasanya orang yang sudah tertular gigitan nyamuk keluhannya demam 4 sampai 10 hari kemudian. Bila terlambat diobati bisa menyebabkan pendarahan dan kerusakan organ, bila ada kondisi demam 3 hari tidak membaik setelah minum obat cepat bawa ke puskesmas atau RS untuk jalani perawatan,” ujarnya mengingatkan.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!