Daruba, Maluku Utara- Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Aksi Mahasiswa Untuk Rakyat Indonesia (Samurai) Distrik Unipas Pulau Morotai, Maluku Utara, menggelar aksi demonstrasi terkait dengan penimbunan BBM bersubsidi jenis pertalite yang diduga dilakukan oleh SPBU Sri Dewi Jaya.
Aksi unjuk rasa ini berlangsung di sejumlah titik jalan pada Senin (15/5/2023), sekitar pukul 09.30 WIT.
Amatan Haliyora.id, massa aksi turut membawa satu buah spanduk yang bertulisan ‘Petugas SPBU Pencuri BBM Subsidi, Kejari dan Polres Bafoya, Pongo dan Buta’.
Ketua Samurai Distrik Unipas Pulau Morotai, Maluku Utara, Subhan Buton ketika di wawancarai wartawan menyampaikan bahwa aksi demonstrasi ini merupakan bentuk kekecewaan mahasiswa terhadap Pemerintah Daerah Pulau Morotai dan aparat penegak hukum.
“Masyarakat Morotai tidak seluruhnya menikmati BBM subsidi yang telah diprogramkan oleh pemerintah pusat dengan tujuan menciptakan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Akan tetapi, kasus penyalahgunaan BBM subsidi yang sudah berulang-ulang kali namun tidak mampu diselesaikan oleh aparat hukum dan pemerintah daerah,” tuding Subhan Buton.
Subhan mengungkapkan, selain penggerebekan pertalite subsidi di SPBU Sri Dewi Jaya di Daruba Pantai, ada juga kasus penimbunan BBM subsidi seperti pada tahun lalu dimana saat itu Satgas Pengawasan BBM menyita BBM subsidi sebanyak 4 ton lebih yang disimpan di belakang Pasar CBD Gotalamo. Akan tetapi kasus itu belum juga diselesaikan dan tidak ada titik kejelasannya hingga hari tadi.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!