Hilang di Kebun 10 Hari, Warga Korago Ditemukan Sudah tak Bernyawa

Ditanya apakah dari pihak keluarga korban menyetujui jika mayat itu dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum, dikatakan Kades, pihak keluarga sendiri tidak menuntut jika mayatnya itu harus divisum atau diotopsi.

“Hanya saja dari pihak keluarga korban meminta bantuan untuk evakuasi mayat tersebut ke rumahnya saja,” ucapnya.

Berita terkait: Diduga Pikun, Seorang Pria Paruh Baya di Morotai Hilang di Hutan

BACA JUGA  Seorang Pria di Halsel Dilaporkan Menghilang 2 Minggu Lalu, Sejumlah Orang Diperiksa Polisi

Kades menjelaskan bahwa korban sendiri sudah lama mengalami gangguan kejiwaan kurang lebih dua tahun terakhir.

“Jadi kondisi almarhum sebelum menghilang dari kampung itu, sering berjalan sembarangan begitu. Sehingga pada saat kami bahkan ada orang yang menemukan almarhum di jalan, maka dikasih pulang ke rumah,” paparnya.

Dari situlah, pihak keluarga tidak menginginkan jika mayat almarhum dibawa kerumah sakit. “Mereka hanya minta bantu mayat dikeluarkan dari kebun,” tandasnya menutup. (RF-3)

BACA JUGA  Tambang Cemari Sungai, Senator Hasby Desak Pemerintah Turun Tangan
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah