Kapal Sarat Muatan dan Penumpang, Beginilah “Tradisi” Mudik Warga Moti dan Pesisir Pulau Makian Jelang Lebaran

Hampir semua jenis angkutan, baik perahu motor, speedboat sampai feri pasti sarat dengan penumpang dan barang bawaan mereka. Itu sudah jadi semacam tradisi.

Udin (Pemudik Makian dari Ternate)

Labuha, Maluku Utara– Jika anda menemui angkutan laut, baik itu kapal kecil maupun speed boat yang sarat dengan penumpang dan muatan (barang) milik penumpang jelang lebarang di Moti maupun pesisir pulau Makian, itu sudah menjadi hal lumrah setiap menjelang lebaran Idul Fitri.

BACA JUGA  Kasi Pidsus Kejari Sula Berganti

Lonjakan penumpang baik yang mudik ke dua pulau itu, atau warga lokal yang pergi berbelanja kebutuhan lebaran di Ternate, membuat angkutan laut sering mengalami over muatan.

Seperti yang terjadi pada Rabu (19/04/2023). Sebuah perahu motor (KMP) Loleo Jaya yang melayani penumpang warga pesisir Pulau Moti, Kota Ternate dan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), sarat dengan penumpang dan muatan yang merupakan barang belanjaan kebutuhan lebaran.

Amatan Haliyora.id, sekitar pukul 08.50 WIT, nampak KMP Loleo Jaya sandar di pelabuhan Pulau Makian dengan kapasitas over penumpang yang dipenuhi barang. 

BACA JUGA  40 Orang Terjaring Razia, Arif : Warga Ternate Makin Disiplin Prokes

Sakin penuhnya, banyak penumpang yang terpaksa harus duduk di bagian dek atas (baca: atap perahu motor) dengan barang bawaannya.

Ini akibat adanya kelebihan penumpang di dek kedua dan barang belanjaan di yang terisi bagian dek pertama.

Bahkan bagian depan kapal juga jadi sasaran “empuk” para penumpang yang tidak kebagian tempat sambil asik duduk bebas tanpa merasa panik.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah