Jadi ketika saya mau lantik yang mendapatkan tekanan yang cukup luar biasa. Tapi saya tidak menghiraukan masalah tersebut.
Abdul Gani Kasuba (Gubernur Malut)
Sofifi, Maluku Utara– Gubernur Maluku Utara (Malut), KH Abdul Gani Kasuba, mengaku di saat hendak menetapkan lima pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hasil lelang jabatan untuk dilantik, dirinya mendapat tekanan yang cukup luar biasa.
Hal ini disampaikan gubernur saat menyampaikan sambutan usai melantik lima pejabat eselon ll di Aula lantai empat kantor Gubernur Malut, Selasa (17/04/2023).
“Jadi ketika saya mau lantik yang mendapatkan tekanan yang cukup luar biasa. Tapi saya tidak menghiraukan masalah tersebut,” curhat gubernur pada saat sampaikan sambutan.
Meski tidak menyebut secara spesifik ancaman atau tekanan yang diterima, gubernur dua periode mengaku, bahwa memilih satu di antara tiga orang yang terbaik, bukan sesuatu yang gampang. Banyak tantangan dan melalui proses yang cukup panjang.
“Sehingga saya berharap jangan berkecil hati jika saya mau berikan kesenangan kepada semua orang. Hal ini bisa saya lakukan akan tetapi itu tidak bisa berdasarkan aturan sehingga saya harus memilih salah satu, ” ujar AGK.
AGK menjelaskan, sebelum menentukan pilihan, dirinya mengaku terlebih dulu melakukan sholat istikharah dengan alasan jangan sampai pilihan yang sudah ditentukan bisa menjerumuskannya ke jurang masalah.
“Sehingga hari yang saya lantik itu berdasarkan petunjuk dari Allah. Meski ada tekanan dan ancaman yang cukup luar biasa dan saya tidak menghiraukan masalah tersebut, ” tegas AGK yang menolak merinci ancaman dan tekanan yang diterima saat dikonfirmasi wartawan usai pelantikan tersebut. (RS-3)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!