Hampir sebagian besar warga mau pindah tapi ada sebagian nekat bertahan karena alasan tidak mau meninggalkan tanah leluhurnya
Arifin Saroa (Kepala Desa Kawasi)
Halsel, Maluku Utara- Pekerjaan infrastruktur Ecovillage yang disediakan PT Harita Group di Obi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) kini sudah mencapai 80 persen.
Hal ini diungkap Kades Kawasi, Kecamatan Obi, Arifin Saroa saat ditanyai Haliyora di depan kantor Bupati Halsel pada Jum’at, (14/4/2023).
“Sementara progres pekerjaan infrastruktur perumahan di kawasan pemukiman baru capai 80 persen. Jarak pemukiman baru itu 5 kilometer dari pemukiman lama, sebenarnya statement pak Bupati 6 bulan lalu di akhir November 2022 lalu itu mestinya warga sudah harus dipindahkan tapi karena pekerjaan belum tuntas akhirnya masih ditunda. Prinsipnya Pemdes tetap mendukung warga direlokasi pihak perusahaan,” kata Arifin.
Menurut Arifin, alasan dirinya mendukung relokasi warganya ke Ecovillage karena pemukiman lama saat ini sudah tidak layak karena lingkungannya berdebu dan polusi suara akibat aktivitas peralatan berat milik perusahaan.
“Warga terancam debu perusahan dan terganggu (bising) aktivitas mobilisasi alat perusahaan, makanya mau tidak mau warga harus pindah,” bebernya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!