Pengusaha di Kota Ternate Wajib Bayar THR

- Editor

Kamis, 6 April 2023 - 21:04 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

iLustrasi

iLustrasi

Bahwa pengusaha wajib memberikan THR Keagamaan kepada Pekerja/Buruh

M Tahud Soleman (Wali Kota Ternate)

Ternate, Maluku Utara- Para pengusaha di Kota Ternate yang tidak membayar Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pekerja atau buruh dapat dikenakan sanksi administrasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan. 

Hal ini ditegaskan dalam poin ke enam Surat Edaran Wali Kota Ternate Nomor 900/62/2023, tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2023 Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Surat edaran ini ditujukan kepada pimpinan perusahaan se-Kota Ternate dan pengurus unit kerja serikat pekerja atau serikat buruh se-Kota Ternate. 

Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman dalam surat tersebut menyebutkan, pemberian THR keagamaan wajib diberikan kepada pekerja dan buruh yang mempunyai hubungan dengan pengusaha berdasarkan perjanjian kena waktu tidak tertentu (pekerja atau karyawan tetap) atau perjanjian kerja waktu tertentu (pekerja dan karyawan kontrak) dengan ketentuan. 

BACA JUGA  Peluang PTT Ikut Seleksi PPPK Tergantung Kelihaian Pimpinan OPD

“Dalam pembayaran THR keagamaan wajib dibayarkan oleh pengusaha paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan dan THR keagamaan diberikan dalam bentuk uang dengan ketentuan menggunakan mata uang Rupiah Negara Republik Indonesia,” tegas Walikota Tauhid.

Berita Terkait

Pj Bupati Morotai Kukuhkan Hairil Hi. Hukum Sebagai Kadis PUPR 
Pemprov Malut Siapkan Regulasi Tata Kelola Pemerintahan, Ada Sanksi Pemotongan TPP hingga Dicopot Jabatan
Pemprov Malut : Pj Bupati Halteng Belum Ajukan Surat Pengunduran Diri
Dokumen Pemekaran Kelurahan Torano di Ternate Belum Lengkap, Terganjal Ini
Persoalan Aset jadi Atensi KPK, Plh Sekda Malut Beri Solusi Ini ke OPD
Kadis Dukcapil Kepulauan Sula Segera Dievaluasi
Jaksa KPK Hadirkan 10 Pimpinan OPD Pemprov Malut di Sidang AGK
Terbebani Utang, Proyek RSUD Sofifi Dilanjutkan Tahun 2025
Berita ini 137 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 23:33 WIT

BPSMB Disperindag Malut Intens Awasi Kualitas Pala dan Kopra Sebelum Dipasarkan

Minggu, 21 Juli 2024 - 22:59 WIT

IMS Diam-diam Ajukan Pengunduran Diri ke Mendagri Bikin DPRD Halteng Geram

Minggu, 21 Juli 2024 - 21:14 WIT

GPM : APBD Gampang Dirampok Pejabat Taliabu Karena Inspektorat Lemah

Minggu, 21 Juli 2024 - 21:10 WIT

Banjir di Halteng, Anggota Komisi III Soroti Kinerja Pemda

Minggu, 21 Juli 2024 - 18:13 WIT

Akademisi Soroti Dana Penyertaan Modal Dipakai Habis Bayar Gaji Perusda Taliabu

Minggu, 21 Juli 2024 - 15:17 WIT

Dr Aji Deni : Visi Sultan Tidore dan Semangat Perubahan di Maluku Utara Realistis

Minggu, 21 Juli 2024 - 13:09 WIT

Banjir Genangi Weda Halmahera Tengah, Warga Minta Tanggungjawab Perusahaan Tambang

Minggu, 21 Juli 2024 - 13:00 WIT

Peringati HBA Ke 64 dan HUT IAD, Kejari Haltim Gelar Tabur Bunga

Berita Terbaru

Munaldi Kilkoda

Headline

Banjir di Halteng, Anggota Komisi III Soroti Kinerja Pemda

Minggu, 21 Jul 2024 - 21:10 WIT

error: Konten diproteksi !!