Banyak yang tidak beres yang selama ini dilakukan Pemdes terutama soal anggaran desa karena selama ini tidak ada laporan tahunan dari Pemdes
Safruddin Djafar (Koordinator Aksi)
Tobelo, Maluku Utara- Warga Desa Toweka, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara (Halut) melakukan aksi palang kantor desa setempat sebagai bentuk protes terhadap Kepala Desa Toweka yang diduga menggelapkan dana desa.
Aksi ini berlangsung pada Senin (27/3/2023), sekitar pukul 10.00 WIT. Selain memboikot aktivitas kantor desa, warga juga sempat memblokade jalan utama sehingga menyebabkan arus lalu lintas macet untuk beberapa saat.
Mereka mendesak Bupati Halmahera Utara, Frans Maneri menonaktifkan Kades Toweka karena diduga menyelewengkan dana desa untuk tiga tahun terakhir yaitu pada 2020, 2021 dan tahun 2022.
Peristiwa palang kantor desa dan blokade jalan utama lintas Galela terekam kamera dan diabadikan dalam media sosial sehingga memunculkan ragam spekulasi warganet.
Koordinator aksi, Safruddin Djafar mengatakan, buntut dari aksi yang dilakukan warga ini terkait dengan anggaran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diduga disalahgunakan oleh Pemdes setempat.
“Banyak yang tidak beres yang selama ini dilakukan Pemdes terutama soal anggaran desa karena selama ini tidak ada laporan tahunan dari Pemdes namun BPD juga hanya diam dan tidak berdaya melihat masalah seperti ini,” ungkap Safruddin.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!