Bantah Informasi Hoaks, ini Penjelasan Kapolres Haltim Terkait Insiden di Tukur Tukur 

Jadi dalam video tersebut ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab mencoba memprovokasi dengan membuat narasi bahwa Polres akan melakukan penangkapan

AKBP Setyo Agus Hermawan (Kapolres Halmahera Timur)

Buli, Maluku Utara- Kapolres Halmahera Timur, AKBP Setyo Agus Hermawan akhirnya buka suara terkait insiden penghadangan personil polisi oleh warga Dusun Tukur Tukur, Desa Dodaga, Kecamatan Wasile Timur yang beredar di media sosial.

BACA JUGA  Oknum Kades dan Bendahara di Pulau Taliabu Diduga Sekongkol Gelapkan Dana Pengadaan Sapi

Dalam video tersebut, diperlihatkan anggota Polres Haltim dihadang sejumlah warga Dusun Tukur Tukur menggunakan parang dan benda tajam lainnya agar tidak memasuki desa neraka.

Kapolres dalam konferensi pers di aula Polres Haltim mengungkapkan, adanya informasi hoaks yang beredar di media sosial terkait insiden penghadangan yang dilakukan warga terhadap aparat kepolisian saat melakukan kegiatan penggeledahan barang bukti atas kasus pembunuhan warga desa Gotowasi beberapa waktu lalu.

BACA JUGA  Korban Kebakaran di Kelurahan Sangaji Utara Kota Ternate Dapat Stimulan Rp 10 Juta

“Jadi dalam video tersebut ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab mencoba memprovokasi dengan membuat narasi bahwa Polres akan melakukan penangkapan terhadap 30 warga Dusun Tukur Tukur. Padahal yang kami lakukan adalah kegiatan penggeledahan mencari barang bukti di rumah salah satu tersangka,” jelas Kapolres.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah