“Agar supaya lahan itu bisa dimanfaatkan oleh Pemda untuk melakukan pembangunan infrastruktur jembatan, dan saat ini kita sudah gunakan tapi Pemda tidak memiliki hak atas tanah tersebut,” jelasnya.
Mantan juru bicara Gubernur itu mengaku, anggaran yang disiapkan Kementerian Perhubungan untuk pembangunan pelabuhan Sofifi pada tahun 2023 ini di kisaran 85 miliar rupiah, dan itu dipastikan turun.
“Jika sampai waktu yang diberikan tidak terealisasi, maka dipastikan batal dilelang oleh Kemenhub, atau bisa saja batal dibangun,” kata Armin.
Armin juga menjelaskan, Gubernur sudah menyurat ke Menteri Pertanahan pada tahun 2019 tapi sampai saat belum juga dibalas.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!