Sementara itu, Eni, pemilik toko Hidup Baru yang juga distributor MK mengaku bahwa MK yang dijualnya itu tidak dibelinya dari Morotai tapi dia memasoknya dari daerah lain.
“Kalau saya tidak ambil MK di Morotai. Saya beli di Tobelo, sehingga saya jual satu karton dengan harga 200 ribu rupiah. Itu kalau satu karton. Sementara kalau satu saset atau satu liter hanya 17 ribu rupiah,” akunya.
Kata Eni, dirinya menjual MK dengan harga yang tinggi karena para distributor di Tobelo menjual kepada mereka dengan harga 190 ribu rupiah per karton.
“Jadi di Morotai kami jual MK satu karton 200 ribu rupiah dan satu liter 17 ribu rupiah. Sementara untuk per galon saya tidak jual. Kalau Pemerintah mau tutup, tanya saja di distributor yang ada disini. Jangan di saya karena kami ambil di Tobelo bukan di Morotai,” tandasnya. (RF-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!