Kapolda Malut Kunker ke Halsel Pekan Depan

Saat ini Pemkab sudah melakukan persiapan menyambut kedatangan Kapolda Malut, prinsipnya Pemkab Halmahera Selatan akan memanfaatkan agenda untuk berkolaborasi dengan Polda Maluku Utara

Ir. Saiful Turuy (Sekretaris Daerah Halsel)

Labuha, Maluku Utara- Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Midi Siswoko dijadwalkan melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kabupaten Halmahera Selatan pada 28 Februari 2023.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Halmahera Selatan, Saiful Turuy menyampaikan, kunjungan Kapolda Malut di Halsel dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo, terkait sosialisasi penguatan ekonomi kerakyatan, millennial entrepreneur dan zero pengangguran bersama pemerintah daerah.

“Arahan presiden itu saat pertemuan Kapolda se-Indonesia yang melibatkan Bupati dan Walikota di seluruh indonesia,” terangnya. 

BACA JUGA  City Branding Tidore Mewakili Spirit dan Karakter dalam Pembangunan

Kata Saiful, agenda kunker Kapolda Maluku Utara di Halmahera Selatan merupakan kunjungan perdana.

“Saat ini Pemkab sudah melakukan persiapan menyambut kedatangan Kapolda Malut, prinsipnya Pemkab Halmahera Selatan akan memanfaatkan agenda untuk berkolaborasi dengan Polda Maluku Utara untuk melaksanakan arahan Presiden tersebut,” ujarnya. 

Saiful memaparkan, terkait zero pengangguran yang menjadi arahan Presiden Joko Widodo, Pemkab saat ini telah menyediakan lahan seluas 6 hektare di Desa Wayamiga, Kecamatan Bacan Timur. Lahan yang disediakan ini dimanfaatkan untuk program pemberdayaan.

BACA JUGA  Pasca Banjir Bandang, Desa Kaireu Butuh Penanganan Darurat, Kepala BPBD Halsel: Masih ada Desa Lain

“Tujuannya untuk memanfaatkan tenaga usaha yang menjadi sasaran menekan inflasi daerah. Dari 10 kabupaten/kota di Malut, Kapolda baru tindaklanjuti arahan Presiden terkait sosialisasi penguatan ekonomi kerakyatan, millennial entrepreneur dan zero pengangguran di Halmahera Selatan,” tutupnya.

Terpisah, Kepala DP2P Halsel, Agus Heriawan kepada wartawan Haliyora.id mengatakan, lahan seluas enam hektare itu akan difokuskan untuk penanaman tomat, rica dan labu.

“Dinas pertanian (DP2P) sudah menyiapkan bibit tomat dan rica masing-masing dua hektar. Sementara lahan sisanya akan ditanam labu yang disediakan pihak Polda Maluku Utara,” terangnya. (RA-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah