Isu Penculikan Anak Merebak Lagi, Polisi: Kami Terus Awasi

Selain di Morotai, informasi serupa juga beredar di Kota Tidore Kepulauan (Tikep). Menanggapi hal itu, Polresta Tikep menghimbau masyarakat tidak terpancing dengan informasi yang belum tentu benar.

Kepolisian setempat juga mengajak masyarakat terutama para netizen agar bijak dalam menggunakan media sosialnya dengan tidak menyebarkan informasi yang tidak benar (hoaks).

Masyarakat diminta tidak terpancing dengan kabar yang berkembang melalui medsos yang belum terbukti kebenarannya. Seperti kasus penculikan anak dan penjualan organ tubuh yang kemudian menjadi viral selama beberapa pekan terakhir ini.

Iptu Irwansyah (Kepala Seksi Humas Polresta Tikep)

“Kami meminta kepada masyarakat agar jangan panik dengan isu penculikan anak dan penjualan organ tubuh manusia yang beredar baru-baru ini,” pinta Kepala Seksi Humas Polresta Tikep, Iptu Irwansyah ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (1/2/2023).

BACA JUGA  Eksepsi Cristian dan Daud Ismail Ditolak Majelis Hakim

Kata Irwansyah, rumor penculikan anak dan penjualan organ tubuh manusia yang santer akhir-akhir ini memang menjadi trend di media sosial, hanya saja masyarakat perlu menyikapinya dengan bijak.

“Polresta Tikep memastikan hingga saat ini belum ada peristiwa yang mengarah ke kasus tersebut. Namun diminta kepada orang tua agar menjaga anak-anaknya. Kita perlu waspada sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” tandasnya. (RF-3/RY-2)

BACA JUGA  1 Karyawan Tambang di Kawasi Tewas Gantung Diri, Begini Kronologinya
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah