Gempa 7.1 Guncang Sulut, BPBD Malut Imbau Warga Waspada

Sofifi, Maluku Utara- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku Utara, Fehby Alting menyampaikan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya kerusakan rumah dan fasilitas lainnya di Maluku Utara akibat gempa 7,1 magnitudo yang mengguncang Sulawesi Utara (Sulut).

“Belum ada laporan kerusakan yang kami terima pasca gempa di Sulut, meskipun terasa cukup kuat di Maluku Utara,” kata Fehby kepada haliyora.id, Rabu (18/1/2023).

BACA JUGA  Realisasi Pendapatan Daerah Pemprov Malut 2023 Capai 75,12 Persen

Fehby mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik namun tetap waspada. “Jangan sampai ada gempa susulan, untuk itu masyarakat harus tetap waspada,” pintanya.

Sebelumnya, BMKG melaporkan, gempa bumi dengan magnitudo 7,1 mengguncang Kecamatan Melonguane, Sulawesi Utara, Rabu (18/1/2023), pukul 13.06 WIB. Pusat gempa berada pada kedalaman 64 kilometer, lokasi 2.80 LU, 127,11 BT (141 kilometer Tenggara Melonguane-Sulawesi Utara). Meski begitu, gempa tersebut tidak berpotensi Tsunami.

BACA JUGA  Polisi Amankan Penambang Ilegal di Paceda Tikep, Satu di Antaranya Asal Sulut

Aktivitas gempa juga dirasakan seperti di Minahasa, Manado, Minahasa Utara, Minahasa Tenggara, Minahasa Selatan, Bitung, Tomohon, Ternate, Sofifi, Halmahera Timur, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Timur, Bolaang Mongondow Selatan, Halmahera Barat, Halmahera Utara III MMI.

Kemudian Talaud, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Sitaro dirasakan skala III-IV MMI. (Sam-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah