Habiskan Rp 600 Juta, Tambatan Kapal Motor Kayu Rum di Tikep Tak Berfungsi Maksimal

Tidore, Maluku Utar- Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) menyoroti tambatan kapal motor kayu di Rum yang tidak bisa difungsikan karena berada persis di pusaran arus laut yang begitu kuat.

Sekretaris Komisi II DPRD Tikep, Umar Ismail saat dikonfirmasi Haliyora menduga, selain berada di pusaran arus laut yang kuat, awalnya konstruksi tambatan motor kayu tersebut tidak dilakukan secara teknis seperti konstruksi pembangunan jembatan pada umumnya.

BACA JUGA  Warga Asal Kepsul Dilaporkan Hilang di Hutan

“Sebab disitu berdekatan dengan tanjung dan arus yang begitu kuat. Kalau memang waktu itu anggarannya tidak cukup maka dipending dulu daripada sudah membangun tetapi tidak bisa difungsikan,” sesal Umar Ismail, (6/1/2023).

Tak cuma itu saja, Ketua DPD PAN Kota Tikep itu juga mengaku kecewa karena pembangunan tambatan perahu tersebut sudah menghabiskan anggaran Rp 600 juta bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2022 akan tetapi dikerjakan oleh tenaga yang bukan ahlinya.

BACA JUGA  Soal Mutasi Kadis PUPR Morotai, Bupati : Tunggu Mendagri

“Padahal sudah habiskan anggaran Rp 600 juta tapi tidak dikerjakan oleh ahlinya, dan ironisnya jembatannya tidak berfungsi sebagaimana mestinya,” tandasnya. (YH-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah