Pendaftaran PPPK Tenaga Guru di Ternate Ditutup, Nakes Minim Pelamar

Ternate, Maluku Utara- Pendaftaran seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tenaga guru di lingkup Pemerintah Kota Ternate resmi ditutup Rabu malam, pukul 00.00 WIT.

Hingga penutupan, jumlah pelamar yang sudah terdaftar sebanyak 268 orang, terdiri dari tenaga guru sebanyak 260 pelamar dan 8 orang pelamar tenaga kesehatan.

Kepala BKPSDMD Kota Ternate, Samin Marsaoly menyampaikan, pihaknya akan melakukan pemetaan dan diharapkan seluruh formasi bisa terisi, sehingga dari hasil pemetaan tersebut bisa diketahui berapa banyak jumlah pelamar dari guru mata pelajaran maupun guru kelas.

“Mungkin sebentar atau besok Kemendikbud sudah membuka kuncinya, maka kita akan buat pemetaan, misalnya dari jumlah pelamar guru yang melamar ini mata pelajaran di masing-masing sekolah,” kata Samin begitu dikonfirmasi di Kantor Wali Kota Ternate, Senin (14/11/2022).

BACA JUGA  Resmi Jabat Kapolda Maluku Utara, Ini Jejak Karir Brigjen Pol. Waris Agono

Samin menyebutkan untuk pelaksanaan observasi bagi tenaga guru dimulai pada hari Minggu tanggal 27 November 2022, sampai Senin 28 November 2022. Dalam observasi ini akan dilakukan penilaian oleh kepala sekolah, guru senior, dan pengawas. Sementara kriteria penilaian pada saat observasi yaitu kompetensi teknis dan wawancara.

“Yang dinilai ini oleh sekolah masing-masing tempat sesuai dengan mereka melamar. Observasi ini dilakukan di Dinas Pendidikan dan dari Kantor Wali Kota,” ucapnya.

BACA JUGA  Karyawan PT IWIP Tewas Tertimpa Besi Plat di Smelter R, Polisi Turun Olah TKP

Di sisi lain, untuk pendaftaran tenaga kesehatan, lanjut Samin, sementara ini sistemnya telah dikunci oleh Kemenkes. Pendaftaran baru dibuka kembali pada tanggal 15 November sampai 17 November 2022. Jumlah pelamar untuk tenaga kesehatan sampai saat ini baru 8 orang, padahal yang dibutuhkan sebanyak 44 orang.

Samin menambahkan, apabila sampai pada penutupan pendaftaran dan jumlah pendaftaran di bawah dari jumlah yang dibutuhkan, maka hanya jumlah itu yang akan diikutsertakan pada pelaksanaan tes.

“Kita berharap pada saat dibuka kembali sistem itu, banyak yang melakukan pendaftaran, jadi tidak ada namanya perpanjangan pendaftaran,” tandasnya. (Arul-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah