Tidore, Maluku Utara- Kontraktor proyek pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan Umum Daerah Kota Tidore Kepulauan (Tikep) diingatkan agar mempercepat progres pekerjaan yang sejauh ini baru mencapai 57 persen.
Ini karena masa kontrak pekerjaan tinggal sebulan lagi sejak kontraknya diterbitkan pada 14 Maret dan berakhir pada 8 Desember 2022.
Lambatnya progres pekerjaan sudah ulang kali diingatkan oleh PPK kegiatan, bahkan Inspektorat maupun pihak Kejari juga mendesak agar pekerjaan ini harus secepatnya diselesaikan sesuai target. Akan tetapi pihak kontraktor beralasan bahwa kurangnya tenaga kerja sehingga menyebabkan laju progres pekerjaan menjadi tersendat.
“Hal ini sudah berulang kali disampaikan kepada kontraktor agar sesegera mungkin tambahkan tenaga kerja dan penambahan bahan-bahan untuk mempercepat progres pembangunan, tetapi sejauh ini penambahan tenaga kerja sudah dilakukan, dan untuk pengadan bahan masih tersendat. Ini masalahnya ada di pihak kontraktor kita tidak tau persis,” ungkap Dahlan Yusuf, PPK proyek tersebut usai rapat bersama kontraktor proyek tersebut dan dari pihak Kejaksaan serta Inspektorat, (8/11/2022).
Dahlan berharap, kontraktor segera menyelesaikan pekerjaan tepat waktu sehingga di kemudian hari tidak menimbulkan masalah.
“Saya mengharapkan kepada kontraktor dalam waktu tersisa satu bulan ini betul-betul fokus untuk menyelesaikan pekerjan,” imbuhnya.
Diketahui, Pekerjan Pembangunan Gedung Layanan Perpustakan Umum Daerah ini dikerjakan oleh CV Airul dengan nilai kontrak sebesar 9.724.053.300 yang bersumber dari Dana Alokask Khusus (DAK) tahun 2022. (YH-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!