Sofifi, Maluku Utara- Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara (Malut) memproyesikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk tahun anggaran 2023 naik menjadi Rp 3,9 triliun. Anggaran yang dirancang ini naik berkisar Rp 900 miliar dibanding APBD induk tahun 2022 sebesar Rp 2,9 triliun dan sesudah perubahan yakni sebesar Rp 3,5 triliun.
Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara, M. Al Yasin Ali memaparkan, proyeksi indikator makro pembangunan Provinsi Maluku Utara tahun 2023 dapat dijelaskan bahwa, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ditargetkan pada angka 69.72 persen. Sedangkan Tingkat Kemiskinan ditargetkan sebesar 6.25 persen. Adapun Tingkat Pengangguran Terbuka ditargetkan sebesar 4.62 persen, sementara Laju Pertumbuhan Ekonomi ditargetkan sebesar 12,60 persen. Selain itu, Pendapatan Perkapita ditargetkan sebesar Rp 30,74 juta rupiah, dan Indeks Rasio Gini pada ditargetkan pada angka 0.285 persen.
“Untuk mendukung pembiayaan pembangunan daerah secara optimal, maka pendapatan daerah tahun anggaran 2023, dirancang sebesar Rp 3,9 triliun Lebih,” kata Wagub Al Yasin Ali dalam pidato pengantar Rancangan Kebijakan Umum anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2023, di Aula DPRD Malut, Senin (7/11/2022).
Ia menambahkan, untuk komponen belanja daerah, kebijakan belanja daerah diarahkan untuk membiayai prioritas daerah serta program dan kegiatan yang akan dilaksanakan setiap perangkat daerah sehingga komponen belanja daerah tahun Anggaran 2023 dirancang sebesar Rp 3,8 triliun lebih.
Selanjutnya untuk komponen pembiayaan daerah tahun anggaran 2023, terdiri dari penerimaan pembiayaan dirancang sebesar Rp 75 miliar dan pengeluaran pembiayaan dirancang sebesar Rp 178 miliar lebih.
“Kondisi umum pembiayaan daerah tahun Anggaran 2023, penerimaan pembiayaan sebesar Rp 75 miliar dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 178 miliar lebih,” ujar Wagub.
Ia berharap, gambaran umum KUA-PPAS tahun anggaran 2023 yang disampaikan itu mendapat dukungan dan kerjasama dari pimpinan dan seluruh anggota DPRD maluku Utara.
“Sehingga dapat dijadikan dokumen dan acuan kita bersama dalam penyusunan rancangan APBD Tahun anggaran 2023. Saya berharap agar tahapan selanjutnya dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan,” imbuhnya. (Sam-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!